LAYANAN RAKYAT UNTUK SERTIPIKAT TANAH (LARASITA)

LAYANAN RAKYAT UNTUK SERTIPIKAT TANAH (LARASITA)

Mobil LARASITA

Pada hari selasa, 16 Desember 2008, bertempat di pelataran candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Presiden SBY meresmikan program Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) yang dijalankan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan duta LARASITA Desy Ratnasari. Layanan ini diluncurkan oleh Badan Pertanahan Nasional untuk  mempercepat sertifikasi tanah bagi rakyat dimana sebelumnya, masyarakat yang ingin mengurus layanan pertanahan dari Badan Pertanahan Nasional harus mendatangi kantor-kantor pertanahan di wilayah mereka. Bagi masyarakat yang tinggal dekat dengan kantor pertanahan hal itu tidak menjadi masalah, namun hal ini bermasalah buat masyarakat yang tinggalnya jauh dari kantor pertanahan, terutama sekali masyarakat pedesaan. Oleh karena itulah, dengan adanya LARASITA, BPN berusaha mendekatkan pelayanannya kepada masyarakat.
Bentuk dari layanan LARASITA adalah kantor pertanahan yang sifatnya bergerak atau mobile dengan menggunakan mobil dan sepeda motor sebagai basisnya.Dimana pada mobil LARASITA tersebut biasanya 8 orang petugas BPN yang siap melayani masyarakat, yang terdiri dari 1 orang koordinator teknis LARASITA, 1 orang koordinator lapangan, 3 orang petugas loket ( loket informasi, loket penerimaan berkas dan bendahara), 2 petugas teknis ukur dan 1 orang pengemudi. Adapun alat-alat yang dibawa antara lain 3 unit notebook, 1 unit laser printer, 1 unit router, 1 unit wireless mode, 1 buah switch hub, 2 buah modem 3G, 1 buah webcam, radio komunikasi 2 arah, formulir2, brosur serta peralatan ukur.

Layanan LARASITA terkoneksi dengan jaringan internet dengan komputer server di kantor pertanahan. Dalam kegiatannya, pemohon layanan setelah melengkapi syarat-syarat yang telah ditetapkan akan diinput informasinya oleh petugas loket secara real time dan secara otomatis informasi tersebut akan tersimpan di komputer server di kantor pertanahan. Penginputan informasi dan berkas-berkas dari pemohon diinput menggunakan aplikasi KKP ( Komputerisasi Kantor Pertanahan) , yaitu suatu aplikasi layanan kegiatan pertanahan yang ditempatkan pada loket-loket pelayanan. Pada sistem ini, pemohon bisa memonitor kemajuan berkas yang telah dia masukkan perkembangannya sampai man. Selain itu dengan menggunakan aplikasi ini, pemohon juga bisa langsung tahu berapa nilai nominal dari biaya yang akan ia bayarkan dalam proses mendapatkan layanan kegiatan pertanahan.

Adapun kegiatan layanan pertanahan yang bisa dilakukan adalah sama dengan yang ada ditiap-tiap kantor pertanahan di tiap-tiap kabupaten/kota. Antara lain : permohonan pengukuran dan pembuatan surat ukur, permohonan pengakuan/penegasan hak, permohonan pemberian hak aras tanah berasal dari tanah bekas gedung-gedung negeri golongan III, permohonan pemberian hak atas tanah, permohonan pembaharuan hak atas tanah, permohonan pemberian hak atas tanah oleh instansi pemerintah BUMN/BUMD, permohonan perpanjangan hak atas tanah, pendaftaran SK pengakuan hak/pemberian hak/perpanjangan waktu, pendaftaran pemberian hak milik atas tanah untuk rumah tinggal, pendaftaran pemberian hak milik atas tanah untuk rumah tinggal yang telah dibeli oleh pemerintah, pendaftaran perubahan hak/penurunan hak, pendaftaran sertipikat pengganti karena hilang, pendaftaran sertipikat pengganti karena rusak. Pendaftaran pemisahan/pemecahan hak atas tanah, pendaftaran penggabungan hak atas tanah, pengecekan sertpikat, surat keterangan pendaftaran tanah, pendaftaran peralihan hak karena warisan, peralihan hak karena jual beli/hibah/pemisahan dan pembagian/tukar menukar, pendaftaran peralihan hak lelang, pendaftaran pemasukan dalam perseroan terbatas (PERSERO), pendaftaran penggabungan peleburan perseroan, hak tanggungan, dan pendaftaran roya.

Adanya layanan-layanan ini yang difasilitasi oleh BPN dengan menggunakan LARASITA, diharapkan akan memberi manfaat lebih terhadap masyarakat yang selama ini merasa kesulitan mendapatkan pelayanan dari kantor pertanahan. Selain itu dari pihak BPN, pemegang mandat dari pemerintah sebagai institusi yang mengatur jalannya pemerintahan dibidang pertanahan akan memperoleh nilai tambah yang baik dimata masyarakat. Semoga kedepannya, sperti yang dikatakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono itu sendiri bahwasanya LARASITA akan

” Menjangkau Yang Tidak Terjangkau “

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s