Kepala BPN Banjar Itu Tukang Peras Notaris !!!!

“Mungkin berita ini bisa jadi cerminan kedepan buat temen2 orientasi CPNS BPN RI 2009. Seperti yang kita tahu, masyarakat telah menganggap lembaga BPN (Badan Pertanahan Nasional) merupakan lembaga yang basah klo boleh lebay sedikit beceklah, tapi ga sampe banjir…dueeengg !!! Mengapa bisa demikian ???? Karena lembaga kita adalah lembaga pelayanan publik yang bertugas melayani masyarakat dalam hal tugas pemerintahan dibidang pertanahan semisal pengurusan sertifikat, pengurusan peralihan hak tanah dan lain-lain. Karena lembaga pelayanan, banyak celah yang bisa dimanfaatkan oknum-oknum di BPN untuk kepentingan pribadi semisal memungut uang dari konsumen agar pelayanannya bisa dipercepat, meminta uang agar sengketa tanahnya dimuluskan, dan masih banyak lagi. Artikel kopas dari banjarmasinpost ini mungkin bisa dijadikan contoh ketidakberesan oknum dilembaga kita ini. Monggo kalo mau dibaca !! Semoga kawan-kawan yang sedang berorientasi, tidak mempunyai pikiran atau keinginan seperti yang dilakukan oleh oknum dibawah ini…..”

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Neddy Farmanto, Ketua Ikatan Notaris Kalsel mendadak menghubungi Banjarmasin Post, Jumat (3/9/2010) siang.

“Saya merasa keberatan nama saya dihubungkan dengan penangkapan kepala BPN Banjar,” ujar Neddy via telepon.

Selain itu, dia juga menanyakan siapa sumber Banjarmasin Post Group yang telah menyebutkan namanya.

Namun, ketika ditanyakan kalau bukan dia, lantas siapa notaris yang menyerahkan uang sekitar Rp 38 juta kepada Kepala BPN Kabupaten Banjar, Kalsel, Edy Sufian Noor, Jumat (2/9/2010) sore di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Neddy tidak mau berkomentar. “Saya no comment saja,” kata alumnus Fakultas Hukum UGM Yogyakarta itu.

Seperti diberitakan Metro, Edy ditangkap penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/9/2010) petang.

Edy diduga memeras sejumlah notaris di Kabupaten Banjar. “Dia tertangkap tangan. Di bandara di Kalsel (Syamsudin Noor Banjarmasin, Red) dia menerima uang dari notaris, lalu kita foto. Terus kita ikuti, hingga ke bandara sini (Bandara Soekarno-Hatta), dia turun kita tangkap,” terang Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir Harahap.

Babul menjelaskan, tim gabungan dari intelijen dan pidana khusus Kejaksaan sudah memantau gerak-gerik Edy sejak sebulan yang lalu. “Bahkan telepon genggamnya juga kita sadap,” tuturnya.

Dari hasil pemantauan dan penyadapan tersebut, diketahui bahwa Edy telah beberapa kali memeras para notaris yang hendak melakukan praktik jual beli tanah. “Kalau mau jual beli tanah kan ke notaris, nah diperas oleh tersangka, dimainkan oleh dia,” ujarnya.

Hingga kemarin, Edy masih menjalani pemeriksaan di Kejagung. Tetapi, Kepala BPN Kalsel, Sriyatmo belum menunjuk pejabat pengganti pascapenangkapan terhadap Edy.

“Menyikapi kasus Pak Didit (panggilan Edy) kita hanya memberikan arahan bahwa pelayanan di Kantor BPN Banjar harus tetap jalan,” ujar Sriyatmo yang datang ke kantor BPN Banjar, Jumat (3/9/2010) pagi.

Dituturkannya, penunjukkan pejabat pengganti baru akan dilakukan setelah ada kejelasan tentang status Edy dalam kasus yang kini menjeratnya.

Sementara itu, Metro yang kemarin siang mendatangi rumah Edy di Jalan Pramuka Gg Sarikaya RT 33, Banjarmasin Timur, gagal bertemu istri maupun kerabat yang bersangkutan.

“Kalau mau bertemu Bapak, ke Martapura saja,” saran perempuan setengah baya mengangkat cucian di rumah itu.

Pantauan di rumah bernomor tujuh itu, sebuah mobil Honda Jazz hitam ber nopol 8506 NO parkir di garasi. Kemudian di depan rumah ada mobil Avanza merah DA 859 A0.

Salah satu tetangga Edy, H Sahran, menyebut pria yang juga dikenal dengan nama Didit tersebut orang yang mudah bergaul. “Luar biasa dermawannya beliau itu,” puji Sahran.

Menurutnya, jika ada warga yang meninggal dunia, Edy tak segan membantu dengan meminjamkan mobil miliknya.

“Ya asal beliau diberitahu, kan beliau sibuk kerja,” kata Sahran yang mengaku tidak tahu sama sekali soal kasus yang menimpa tetangganya itu.

Sumber :

http://www.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/2010/9/4/55508/kepala-bpn-banjar-itu-tukang-peras-notaris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s