Category Archives: Berita Ringan

Malam Minggu Bersama Habib

Malam Minggu Bersama Habib

Rohim, 19 tahun, dengan kopiah putih serta baju dan celana koko putih, mau menghabiskan malamnya bersama habib. Ia memang selalu ingin bersama habib, yang diyakini sebagai keturunan Rasulullah melalui putrinya, Fatimah az-Zahra, dan menantunya, Ali bin Abi Thalib. Di rumah, gambar sang habib yang berkacamata minus, berjubah, dan bersorban putih menghiasi pintu kamarnya. Di jalan, gambar habib yang sama menemani nya, melekat pada tangki bensin sepeda motornya.

Senin malam terakhir sebelum Lebaran, dalam konvoi sepeda motor yang panjang, Rohim melesat cepat. Jaket hitam yang dikenakannya dengan sulaman benang emas Majelis Rasulullah pada punggungnya menyala di gelap malam. Duduk di belakangnya, Yakub, seorang anak tetangga sesama penduduk Jagakarsa yang masih seusia dengannya, memegang bendera hijau bertuliskan Majelis Rasulullah dalam aksara Arab.
Continue reading

WARUNG KOPI PRAMBORS – The History

Lampu rumah keluarga Indro Warkop tampak terang. Di perumahan mewah Jalan Kayu Putih Tengah, Jakarta Timur, itu tampak tiga motor berdiri berjajar. Dua motor Harley Davidson dan satu motor Yamaha. Seekor burung kenari bertengger dalam sangkar yang bergantung tak jauh dari ketiga motor itu. Satu mobil Jeep putih buatan tahun 1981, terparkir di garasi terbuka. Ada lambang motor Harley Davidson berukuran besar yang terpaku di tembok garasi itu. Indro memang menggandrungi Harley Davidson. Berbagai aksesoris motor besar buatan Amerika itu pun menjadi penghias di ruang tamunya. Ada yang terbuat dari tembaga dan berbentuk lukisan biasa. Miniatur sepeda tua di dalam figura kaca, berdiri di meja kiri. Boneka berkepala singa, terpajang di meja sudut kanan. Siang itu, Indro duduk santai di samping pajangan boneka singa. Persis menghadap keluar rumah. Di rumahnya tak ada asbak rokok. Maklum, sejak dirinya didiagnosis terkena gejala penyakit jantung, ia berhenti merokok. Continue reading

Bung Karno Dimata Wanita

Bung Karno Dimata Wanita

Bung Karno pernah berkata, “Dunia indah karena kaum wanita.” Kepiawaian Sang Proklamator menempatkan diri dalam keindahan itu bahkan membuatnya larut, sehingga terkesan menjadi kelemahan. Benar atau salah, nyatanya tak sedikit wanita yang sangat mengaguminya tanpa peduli akan menjadi subjek “kelemahan” atau “kekuatan”-nya, seperti dituturkan beberapa wanita yang pernah mengenalnya dari dekat” Continue reading

Bahasa Belanda di Indonesia

Masa VOC
Penggunaan bahasa Belanda hanya terjadi agak lambat di daerah jajahan mereka. Semasa VOC, bahasa Belanda hampir tidak ada artinya. Selain itu banyak daerah memang belum dikenal atau dijelajahi mereka.
Mereka yang bisa berbahasa Belanda memiliki hak-hak lebih banyak. Budak yang bisa berbahasa Belanda boleh memakai topi dan wanita pribumi yang bisa berbahasa Belanda boleh menikah dengan orang Eropa. Continue reading

Tawuran Anggota KKO vs RPKAD

Tawuran Anggota KKO vs RPKAD


Bentrok ini diawali kemiripan warna baret RPKAD dan Tjakrabirawa. Menurut AKBP Mangil (DanDen Kawal Pribadi Resimen Tjakrabirawa) awal nya mereka meminjam baret RPKAD dan utk membedakan warna Tjakrabirawa menambah zat pewarna sehingga menjadi merah bata. Kemiripan ini sering menyulut perselisihan antara kedua kesatuan militer tsb. Para Anggota RPKAD berpendapat Tjakrabirawa tidak pantas memakai baret warna merah , semtaran Tjakrabirawa selalu merasa paling berjasa sebagai pengawal Presiden (panglima tertinggi).

Pertengahan tahun 64, jakarta sdg dibakar panas matahari Mayor Benny Moerdani (Komadan Batalyon 1 RPKAD) baru selesai main tenis dengan jip pulang ke cijantung. Persis pada jalan masuk menuju kompleks asrama berpapasan dengan truk ops RPKAD yang dimuat penuh anggota RPKAD berpakaian sipil. Benny mengamati tapi setelah melihat mereka bukan dari Yon 1 dia tidak merasa tertarik. “Pak, anak2 keluar semua…”, teriak petugas piket jaga. Benny langsung menginjak rem. “lho, emangnya ada apa ?”. “ tdk tau pak, anak-anak Yon 2 semua keluar asrama tanpa ijin.”
Continue reading

MELIPUT PEMBARETAN KOPASSUS DI NUSAKAMBANGAN

MELIPUT PEMBARETAN KOPASSUS DI NUSAKAMBANGAN

Pembaretan Kopassus

Siang itu aku menerima telepon dari suamiku (waktu itu masih pacar), dari nada awal aku tahu dia akan mengatakan tak bisa memenuhi janji untuk pergi ke Dieng seperti yang kami rencanakan, memang harus kuat hati punya pacar (dan suami) seorang wartawan, setiap saat tugas memanggil. Continue reading

Ibunda Qory Tak Tahu Keberadaan Putrinya


Ibunda Qory Sandioriva, Ny. Fariawati, tak kuasa menahan air matanya saat ia memberikan keterangan kepada media infotainment, bahwa sang buah hati kini tengah terjerat aliran sesat. Apalagi setelah dirinya menemukan benda-benda ‘aneh’ berupa pita-pita berwarna-warni, barang-barang mirip mainan dengan bilah-bilah berjumlah ganjil, yang menurutnya dipakai oleh Qory untuk melakukan ritual. Continue reading